Menelusuri Pesona Bukit Barisan: Air Terjun Tujuh Tingkat yang Belum Terjamah di Blangkejeren
Eksplorasi keindahan Air Terjun Tujuh Tingkat di Blangkejeren, destinasi alam tersembunyi di kaki Bukit Barisan yang masih alami dan jarang dikunjungi wisatawan pada 2025–2026.

Ringkasan Cepat (Key Facts)
- Air Terjun Tujuh Tingkat terletak di kawasan hutan lindung Blangkejeren, Aceh, dengan akses trekking menantang sejauh 3,5 km.
- Tiket masuk gratis per 2025, tetapi pengunjung wajib mendaftar di pos penjagaan dengan biaya administrasi Rp10.000 per orang.
- Musim kunjungan terbaik adalah April–Oktober 2026 saat debit air stabil dan jalur trekking tidak terlalu licin.
- Fasilitas terbatas: hanya ada warung sederhana di titik awal pendakian dan toilet darurat.
- Dikenal dengan air jernih berwarna kebiruan dan formasi batuan unik di setiap tingkatannya.
Jejak Langkah Menuju Air Terjun Tersembunyi
Dari pusat Blangkejeren, perjalanan dimulai dengan menyusuri jalan berbatu sejauh 12 km ke Desa Suka Damai. Setelah parkir di lahan warga (Rp5.000 per motor, Rp15.000 per mobil), trekking dimulai melintasi perkebunan kopi tradisional milik masyarakat Gayo. Jalur semakin menanjak setelah 1 km, dengan pemandangan tebing-tebing kapur yang mulai terlihat. Tahun 2025, pemandu lokal seperti Pak Rizal (kontak: 0852-XXXX-XXXX) menawarkan jasa panduan seharga Rp150.000 per grup untuk menghindari tersesat.
Misteri Tujuh Tingkatan yang Memikat
Tingkatan pertama air terjun setinggi 8 meter langsung menyambut dengan kolam alami selebar 5 meter. Yang membuat unik adalah lapisan mineral di dinding batuan yang memantulkan warna biru kehijauan saat terkena cahaya matahari. Tingkat ketiga (25 meter) menjadi favorit fotografer karena formasi batu menyerupai tangga raksasa. Warga setempat percaya tingkat kelima adalah tempat keramat, ditandai dengan batu berbentuk kepala kerbau. Tim peneliti dari Unsyiah pada 2026 menemukan spesies lumut langka di tingkat keenam.
Upaya Pelestarian dan Tantangan Kedepan
Kelompok Sadar Wisata Blangkejeren sejak awal 2025 gencar mengkampanyekan 'Jangan Bawa Pulang Selain Foto'. Masalah sampah plastik masih muncul terutama di akhir pekan, meski sudah disediakan trash bag portable gratis di pos pendaftaran. Dinas Pariwisata setahun terakhir memasang papan peringatan di titik rawan longsor. Rencana pembangunan jalur evakuasi darurat diperkirakan baru terealisasi pertengahan 2026. Warga berharap lokasi ini tidak menjadi korban overtourism seperti terjadi di beberapa destinasi viral sebelumnya.
Video Terkait
Orang Juga Bertanya
Apa yang harus dibawa untuk trekking ke air terjun ini?
Bawa sepatu trekking anti licin, tabir surya, air minum 2 liter per orang, dan power bank. Sinyal seluler hilang setelah 1 km berjalan.
Apakah aman untuk anak-anak?
Tidak disarankan bawa anak di bawah 10 tahun kecuali hanya sampai tingkat pertama. Medan cukup ekstrim mulai tingkat ketiga.
Ada penginapan dekat lokasi?
Homestay terdekat ada di Desa Suka Damai (Rp120.000–Rp250.000/malam). Untuk hotel lengkap harus kembali ke pusat Blangkejeren.
Bagaimana kondisi jalan menuju titik start trekking?
Per 2025, 70% jalan sudah beraspal tapi sempit. Disarankan pakai kendaraan berpenggerak 4 roda saat musim hujan.