BBlangkejeren Cerita
Petualangan Ekstrem: Trekking Gunung & Jalur Off-Road Blangkejeren

Jelajah Gunung Berapi Purba: Trekking Menantang di Jalur Off-Road Blangkejeren

Petualangan ekstrem menyusuri jalur off-road Blangkejeren menuju gunung berapi purba yang memukau. Simak rute, tantangan, dan tips terbaru 2025–2026.

Jelajah Gunung Berapi Purba: Trekking Menantang di Jalur Off-Road Blangkejeren

Ringkasan Cepat (Key Facts)

  • Jalur trekking off-road dengan medan berbatu dan tanjakan curam di ketinggian 1.200 mdpl.
  • Biaya pemandu lokal Rp 350.000 per grup (maks 5 orang) termasuk izin masuk kawasan.
  • Musim terbaik: April–Oktober 2025–2026, hindari trekking saat hujan deras karena jalur licin.
  • Titik awal pendakian dari Desa Remukut, 45 menit dari pusat Blangkejeren.
  • Fasilitas terbatas, bawa logistik mandiri termasuk air minum 3 liter per orang.

Menyusuri Jejak Vulkanik yang Tertidur

Kabut pagi masih menyelimuti lereng ketika kami mulai menapaki jalur berbatu di Desa Remukut. Pemandu lokal, Pak Rizal, mengingatkan untuk waspada pada akar pohon dan bebatuan vulkanik yang tajam. 'Ini bekas aliran lava jutaan tahun lalu,' katanya sambil menunjuk formasi batuan hitam mengkilap. Trekking 4 jam pertama melewati hutan tropis dengan kemiringan 40 derajat, dihiasi suara burung rangkong dan celoteh lutung. Titik istirahat pertama adalah Bukit Puncak Api, di mana pengunjung bisa melihat fosil tumbuhan purba tertanam di lapisan tanah.

Tantangan Medan dan Persiapan Wajib

Tahun 2025, Dinas Pariwisata setempat memasang rambu peringatan di zona berbahaya setelah insiden tersesatnya grup trekker bulan Februari. Medan terberat ada di Segitiga Tebing, jalur sempit sepanjang 200 meter dengan jurang di sisi kiri. Disarankan membawa: (1) sepatu hiking ber-sol Vibram, (2) tongkat trekking aluminium, dan (3) GPS tracker. Biaya sewa peralatan di basecamp Remukut berkisar Rp 75.000–150.000 per item. Catatan penting: sejak Maret 2026, pengunjung wajib membawa kantong sampah pribadi setelah ditemukannya tumpukan plastik di area kawah.

Puncak Dramatis dan Tradisi Lokal

Mencapai kaldera purba selebar 500 meter di ketinggian 1.450 mdpl menjadi klimaks petualangan. Di sini, masyarakat Gayo masih melakukan ritual tahunan 'Peusijuek Bumi' dengan menabur beras kuning sebagai simbol penghormatan. Pemandangan terbaik muncul saat matahari terbit, memantulkan cahaya ke dinding kawah yang berlapis mineral. Bagi yang ingin menginap, homestay di Desa Remukut menawarkan pakai malam dengan harga Rp 200.000 termasuk sarapan khas kopi Arabika Gayo dan canai khas.

Video Terkait

Orang Juga Bertanya

Apakah jalur ini cocok untuk pemula?

Tidak direkomendasikan. Dibutuhkan pengalaman trekking medan berat minimal 3 kali dan stamina prima untuk tanjakan terus-menerus.

Ada transportasi umum ke titik awal?

Bisa sewa ojol adventure dari Blangkejeren dengan tarif Rp 120.000 sekali jalan (2026), atau carter mobil 4WD Rp 600.000/hari.

Binatang berbahaya yang perlu diwaspadai?

Selain ular hijau, waspadai kawanan babi hutan di musim kemarau. Bawa peluit dan hindari trekking sendirian.

Bolehkah camping di area kawah?

Dilarang keras sejak 2025. Zona perkemahan resmi hanya tersedia di Pos 3 dengan biaya Rp 50.000/tenda.